Hasil Pilkada Kota Pekanbaru 2017, Quick Count Terbaru

Kota Pekanbaru adalah ibu kota dan kota terbesar di provinsi Riau, Indonesia. Kota ini merupakan kota perdagangan dan jasa, termasuk sebagai kota dengan tingkat pertumbuhan, migrasi dan urbanisasi yang tinggi.

Pada hari ini, Rabu 15 Februari 2017 KPU menggelar Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) atau Pilwali di Kota Pekanbaru untuk memilih pasangan calon Walikota (cawako) dan calon wakil walikota (wawako) Kota Pekanbaru periode 2017-2022.

Sementara, penghitungan surat suara manual dilakukan oleh  pihak komisi Pemilihan Umum dan diawali pada tingkat TPS. setelah dilakukan perhitungan oleh KPPS di tiap TPS maka penghitungan akan dilanjutkan ke tingkat daerah untuk digelar rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara.

Namun, ada pula kandidat, relawan, atau pihak Independen yang merupakan beberapa pihak yang mungkin melakukan penghitungan suara dengan metode Quick count, real count, atau hitung cepat. Meski demikian hasil penghitungan suara oleh KPUlah yang dianggap sah oleh KPU yang merupakan penghitungan resmi atau manual oleh KPU dan menentukan siapa yang menjadi pemenang dengan suara terbanyak Pilwali Kota Pekanbaru ini.


Hasil perolehan suara atau persentase Pilwako masing-masing pasangan calon walikota dan wakil walikota di Kota Pekanbaru 2017. Hasil real count KPU hingga Jumat (17/2/2017) pukul 09.00, berdasarkan data Hasil Hitung TPS (Form C1) di situs kpu.go.id, total data yang masuk sebesar 98,5 persen atau 1.769 dari 1.796 TPS.
  1. Firdaus dan Ayat Cahyadi 32,99 persen atau 92.384 suara.
  2. Dastrayani Bibra dan Said Usman Abdullah 21,86 persen atau 61.234 suara.
  3. Ramli dan Irvan Herman sebesar 20,99 persen atau 58.785 suara.
  4. Herman Nazar dan Defi Warman 16,41 persen atau 45.956 suara.
  5. Syahril dan Said Zohrin sebesar 7.75 persen atau 21.715 suara.