Balita Ini Menyusu pada Ibunya Yang Sudah Meninggal

Seorang balita di India mencoba menyusu pada ibunya yang telah meninggal di pingir rel kereta api
Seorang balita di India mencoba menyusu pada ibunya yang telah meninggal di pingir rel kereta api, Rabu (24/5/2017). Foto/Cover Asia Press
Seorang balita yang menangis mencoba menyusu pada ibunya yang telah meninggal di jalan pinggir rel kereta api. Kejadian ini terjadi pada Rabu pagi, di Distrik Damoh, Madhya Pradesh, India.

Petugas yang datang melihat balita berusia 17 bulan itu menangis sambil mencoba menyusu di atas jasad ibunya yang terlentang. Video pemandangan tragis diunggah akun KTN News di akun YouTube-nya.

“Kami melihat seorang wanita berbaring di dekat jalur kereta api dan (kami) memberi tahu polisi,” kata seorang saksi mata bernama Monu Balmiki, 27.

”Tapi ketika kami mendekat, kami melihat seorang anak di sebelahnya menangis dan meminum susunya. Ini membuatnya tersengal-sengal.”

Nand Ram, Kepala Polisi Kereta Api Pemerintah, kaget melihat kejadian itu. ”Balita itu menangis untuk ibunya dan tidak menerima respons dari ibunya. Dia memeluknya dan mulai meminum susu darinya,” kata Ram.

”Kami kaget melihatnya, sangat menyedihkan. Wanita itu terbaring meninggal saat anak itu duduk di sampingnya tanpa goresan,” ujarnya.

”Ini adalah sesuatu yang belum pernah kita lihat sebelumnya. Itu cukup emosional bagi kita semua,” lanjut Ram.

Balita itu kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat untuk check-up. Dia dinyatakan sehat.

Balmiki menambahkan bahwa petugas telah dikirim untuk memeriksa jasad ibu balita itu untuk menyelidiki penyebab kematiannya.

Pihak rumah sakit memastikan balita tersebut hanya menderita flu, namun sudah ditangani tim medis.”Anak itu dibawa kemari sekitar pukul 10.00 pagi ini (kemarin),” kata pihak rumah sakit melalui seorang juru bicara. ”Kami melakukan pemeriksaan fisik terhadapnya dan dia menderita flu tapi sudah diberi obat.”

Setelah penemuan mayat ibu dan bayinya, polisi melakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian. Adapun bayi malang itu dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum diserahkan kepada CWC.

Vidhyarthi mengatakan bayi malang yang saat ditemukan kelaparan dan menyusu ke mayat ibunya akan dirawat selama dua hari sebelum diberikan kepada keluarga korban.  (Sumber)