Bocah Ini Dianggap Titisan Dewa karena Punya Ekor di Punggung

manusia berekor
Dulha (8) memiliki ekor sejak dia dilahirkan.(Barcroft Media via Mirror)
Seperti diketahui, bahwa hampir setiap hewan memiliki ekor namun manusia tidak. Meski manusia tidak memiliki ekor, namun masih memiliki tulang ekor. Bagaimanakah bila ternyata ada manusia berekor?

Seorang bocah laki-laki di India memiliki ekor dengan ujung berbulu di punggungnya. Warga desanya menganggap dia sebagai titisan Dewa Hanuman.

Nama anak tersebut Dulha Singh (8) yang terlahir dengan ekor di punggungnya. Dia tinggal bersama pamannya Sahib Singh dan bibinya, Majeer Kaur di sebuah desa di Amritsar, Punjab.

"Ibunya ingin memotong ekor itu tetapi dia meninggal dunia sebelum melakukan niatnya itu. Sejak saya memelihara Dulha, saya putuskan tak akan memotong ekor itu," ujar Sahib seperti dikutip kompas.com.

Keputusan untuk tidak memotong ekor Dulha itu diambil sebab keluarga Sahib Singh khawatir jika ekor itu dipotong justru akan membawa nasib buruk bagi mereka.

(Baca juga: "Anak Sapi Berwajah Manusia Hebohkan Warga")

Warga yang melihat keunikan Dulha tersebut mempercayai bahwa sebagai titisan Dewa Hanuman, maka dari itu mereka mereka yang datang akan berdoa di hadapan Dulha.

Bukan hanya berdoa, saat Dulha masih tinggal dengan ibunya, orang datang dari jauh untuk mencari berkat dengan menyentuh ekornya. Sahib Singh mengatakan, orang-orang yang datang yakin Dulha memiliki kemampuan untuk menyembuhkan penyakit.

Sahib sudah mencoba melarang orang datang ke rumahnya untuk hanya meminta mereka tak memuja dia. Namun, mereka tak mau mendengar karena menganggap apa yang mereka lakukan benar.

keunikan lainya yang dimili Dulha adalah, ia juga sangat mahir memanjat pohon. tentu saja hal tersebut semakin menguatkan keyakinan warga desa bahwa bocah itu adalah titisan Hanuman.

Namun meski banyak tanggapan aneh dari orang di sekitarnya, Dulha menganggap ekornya adalah pemberian dari Tuhan.

Meski terkenal dan dianggap sebagai titisan dewa, ternyata ekor itu malah membuat Dulha di-bully anak-anak sebanyanya. Dulha mengaku beberapa anak mengejek ekornya, padahal mereka bukan teman-temannyaa. (Sumber)