Akibat Sering tak Sarapan, Dokter Keluarkan 200 Batu Empedu dari Tubuh Wanita Ini

Sarapan adalah kegiatan penting yang harus dilakukan saat sebelum melakukan aktivitas di pagi hari. Banyak hal positif yang dirasakan bila kita sarapan di pagi hari.

Apa jadinya bila kita sering melewatkan sarapa selama bertahun tahun? inilah akibat yang dirasakan oleh seorang warga tiongkok yang mengalami masalah pada empedunya.

Seorang wanita di Tiongkok bernama Chen (45), mengalami masalah kesehatandan dan diidentifikasi mengalami batu empedu akut. Beruntung wanita ini berhasil menjalani operasi.

Dilansir dari laman Dailymail, dokter bedah di Rumah Sakit Guangji, Hezhou, Tiongkok, berhasil mengeluarkan lebih dari 200 batu empedu dari dalam tubuhnya usai menjalani operasi selama 6,5 jam pada (15/7/2017) lalu.

Ratusan batu empedu yang berhasil dikeluarkan tersebut beberapa diantaranya  memiliki ukuran sebesar telur ayam. Perlu diketahui batu empedu merupakan cairan mengeras yang terbentuk di kandung empedu.
Batu empedu sendiri merupakan potongan-potongan bahan pada yang terbentuk di kandung empedu.
Pada umumnya orang yang mengalami obesitas, diabetes atau mereka yang sedang di bawah pengobatan untuk menurunkan kolesterol beresiko tinggi terkena batu empedu.

Selain itu mereka yang berpuasa dan memiliki estrogen berlebihan juga bisa mengalami batu empedu. Para ahli bedah memiliki penjelasan berdasarkan kasus yang dialami wanita ini. Quan Xuwei, mengklaim bahwa penyebab batu empedu yang dialami Chen disebabkan lantaran dirinya kerap melewatkan sarapan.

Dr. Quan menjelaskan bahwa pasiennya ini ternyata suka melewatkan sarapan lebih dari 10 tahun lamanya.
Chen juga suka makanan sisa dan menyantap makanan pada jam-jam yang tidak teratur. Yang disayangkan adalah, meski sakit yang menyoiksa, wanita ini ternyata hanya berobat seperlunya.

Menurut dr. Quan, ketika seseorang sering melewatkan sarapan pagi, kantung empedu mereka akan berhenti menyusut atau melebar. Hal ini menyebabkan batu empedu terbentuk di kantong empedu dan akhirnya kadar kolesterol dan kalsium tinggi.

Namun, para ahli dari Inggris mengatakan bahwa hubungan antara kebiasaan makan menjadi penyebab batu empedu merupakan sebatas spekulasi, belum ada bukti ilmiah yang mendukung. Wakil Presiden, British Society of Gastroenterology, dr. George Webster menjelaskan penyebab batu ginjal terlalu luas dan tidak selalu jelas. (Dailymail) (sumber artikel: http://kaltim.tribunnews.com/2017/07/24/ngeri-dokter-keluarkan-200-batu-empedu-dari-tubuh-wanita-ini-akibat-sering-tak-sarapan)