Inilah Tahapan/Jadwal Lengkap Pilkada Serentak Tahun 2018

Inilah Tahapan/Jadwal Lengkap Pilkada Serentak Tahun 2018

Tahapan/Jadwal Lengkap Pilkada Serentak Tahun 2018
Tahun 2018 ini, Indonesia akan kembali menggelar Pilkada Serentak untuk 171 daerah  yang terdiri dari 17 Provinsi, 115 kabupaten, dan 39 kota.

Ketentuan tentang tahapan Pilkada Serentak Tahun 2018 tertuang dalam Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pilkada tahun 2018. Dalam peraturan itu, pemungutan suara digelar serentak pada 27 Juni 2018.


Tahapan Pilkada 2018:

Syarat Dukungan Perseorangan
  1. Penyerahan syarat dukungan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur untuk KPU Provinsi/KIP Aceh: 22-26 November 2017
  2. Penelitian administrasi dan analisis dukungan ganda: 22 November-5 Desember 2017
  3. Penyampaian syarat dukungan kepada KPU/KIP Kabupaten/Kota: 6-8 Desember 2017
  4. Penyerahan syarat dukungan pasangan calon bupati-wakil bupati atau calon wali kota dan wakil wali kota kepada KPU/KIP Kabupaten/Kota: 25-29 November 2017
  5. Penelitian administrasi dan analisis dukungan ganda: 25 November-8 Desember 2017
  6. Penyampaian syarat dukungan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota kepada PPS: 9-11 Desember 2017.

Pendaftaran Pasangan Calon
  1. Pendaftaran pasangan calon: 8-10 Januari 2018
  2. Tanggapan masyarakat atas dokumen syarat pasangan calon di laman KPU: 10-16 Januari 2018
  3. Pemeriksaan kesehatan: 8-15 Januari 2018
  4. Penyampaian hasi pemeriksaan kesehatan: 15-16 Januari 2018
  5. Pemberitahuan hasil penelitian syarat pencalonan yang diajukan parpol atau perseorangan: 17-18 Agustus 2018
  6. Perbaikan syarat pencalonan atau syarat calon: 18-20 Januari 2018
  7. Pengumuman perbaikan dokumen syarat pasangan calon di website KPU: 20-26 Januari 2018
  8. Penetapan pasangan calon: 12 Februari 2018
  9. Pengundian nomor urut: 13 Februari 2018

Masa Kampanye
  1. Kampanye pertemuan-pertemuan dan penyebaran bahan kampanye: 15 Februari-23 Juni 2018
  2. Debat publik terbuka: 15 Februari-23 Juni 2018
  3. Kampanye melalui media massa: 10-23 Juni 2018
  4. Masa tenang dan pembersihan alat praga: 24-26 Juni 2018

Laporan dan Audit Dana Kampanye
  1. Penyerahan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK): 4 Februari 2018
  2. Penyerahan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK): 20 April 2018
  3. Penyerahan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK): 24 Juni 2018
  4. Pengumuman hasil audit dana kampanye: 11-13 Juli 2018

Pemungutan dan Penghitungan Suara
  1. Pemungutan dan penghitungan suara di TPS: 27 Juni 2018
  2. Pengumuman hasil penghitungan suara di desa/kelurahan: 27 Juni-3 Juli 2018
  3. Rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kecamatan untuk kabupaten/kota: 28 Juni-4 Juli
  4. Rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara tingkat kabupaten/kota untuk pilkada kabupaten/kota: 4-6 Juli 2018
  5. Rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kabupaten/kota untuk Pilgub: 4-6 Juli 2018
  6. Rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara tingkat provinsi untuk Pilgub: 7-9 Juli 2018

Sengketa perselisihan hasil pemilihan: Mengikuti jadwal di Mahkamah Konstitusi

Penetapan pasangan calon terpilih pasca putusan MK: Paling lama 3 hari setelah penetapan, putusan MK dibacakan.
Read More
Video Pernyataan Ustadz Felix Siauw Terkait Pembubaran Pengajian oleh Ormas di Bangil

Video Pernyataan Ustadz Felix Siauw Terkait Pembubaran Pengajian oleh Ormas di Bangil

Ustadz Felix Siauw
Kajian Ustadz Felix Siauw yang rencananya diadakan di Manarul Islam Bangil 4/11/2017 Jawa Timur terpaksa dibatalkan. Hal tersebut disebabkan adanya persekusi dari ban***.

(Baca juga: "Biografi Felix Siauw - Ustadz Etnis Tionghoa-Indonesia")

Atas kejadian tersebut Ustadz Felix Memberi klarifikasi di akun Instagram miliknya @felixsiauw, berikut kutipannya:

Kepada Jamaah Masjid Manarul Islam Bangil

Pertama-tama, saya mengucapkan jazakallahu khairan katsiran, jazakallahu bil jannah, semoga Allah berikan balasan berupa surga bagi jamaah yang hadir di Masjid Manarul Islam

Sejatinya saya sudah berada disana sejak pukul 08.00, hanya saya dipaksa meninggalkan Masjid oleh pihak polres, dengan alasan ada ormas yang mendemo di depan Masjid

Saya paham yang hadir di Masjid kesemuanya adalah ummat yang Allah pilih, yang dicintai Allah dan juga mencintai Allah, tak takut apapun dan tak berharap apapun kecuali Allah

Begitu juga semua gabungan laskar-laskar Islam yang sudah bersiap sedia, dengan jumlah dan kekuatan Allah pinjamkan pada mereka, semoga Allah saksikan keberpihakannya

Saya sudah sampaikan sedari awal, saat muncul penolakan dan fitnah serta tuduhan kepada saya oleh segelintir orang, bahwa yang saya cari ridha Allah, apapun kondisinya

Saya serahkan semua pada panitia, jika panitia suka, apapun saya akan penuhi. Hanya panitia sangat ditekan oleh pihak berwenang, akhirnya memutuskan membatalkan

Sempat terjadi ketegangan antara gabungan laskar yang lalu menyusul saya dengan pihak kepolisian. Mereka meminta dengan sopan 2 menit saja saya bisa menyapa jamaah

Namun pihak kepolisian bergeming, demi menjaha kamtibmas, segelintir ormas yang memprotes lalu dimenangkan, dan kajian harus dibatalkan, saya tidak boleh kembali ke Bangil

Bahkan ketika ayahanda kami, KH Nurcholish Mustari, tokoh Bangil yang sekaligus sesepuh, datang dengan tongkatnya, pun tak bisa melunakkan hati pihak kepolisian

Subhanallah, Allah yang melapangkan hati mereka, dan juga melembutkan lisan dan amal mereka, kedzaliman itu mereka terima, dan sayapun dengan berat hati pergi dari Bangil

Para pembubar kajian berteriak gembira, riang bak menang perang, lalu mengunggah berita kemana-mana dengan versi mereka sendiri, memelintir dan memfitnah

Karenanya saya akan tuliskan kejadian sebenarnya, agar teman-teman tahu, siapa yang mencintai agama ini, ummat ini, yang selalu merindu berada diatas jalan dakwah.


*Video* Keterangan ustadz Felix pasca persekusi ban**** terhadap acara kajian beliau yang sedianya dilaksanakan di masjid *Manarul Islam Bangil*, Pasuruan - Jatim.
Ucapan sumpah serapah dikatakan oleh mereka yang tak suka dengan Ustadz Felix.
Ustadz Felix menegaskan bahwa Jiwanya sudah diwakafkan utk jalan Dakwah..
Allahu Akbar! Sumber: Berita Islam
Read More
Ini Urutan Penyambutan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi 2017 Yang Dapat Disaksikan Masyarakat

Ini Urutan Penyambutan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi 2017 Yang Dapat Disaksikan Masyarakat

Ajay M. Priatna dan Ngatiyana
Minggu, 22 Oktober 2017 Rencananya Pemkot Cimahi akan melangsungkan pesta rakyat pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Cimahi terpilih, Ajay M. Priatna dan Ngatiyana.

Untuk pelantikannya akan dilakukan langsung oleh Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan di kantor Pemprov Jabar. Rencananya, Ajay-Ngatiyana akan dilantik oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pada 22 Oktober 2017 di Gedung Sate tepat pukul 10.00 WIB, sesuai dengan Akhir Masa Jabatan (AMJ) Wali Kota dan Wakil Wali Kota periode 2012-2017 Atty Suharti-Sudiarto.

Sementara pesta rakyat di Gedung DPRD Cimahi. Pelantikan walikota Cimahi dan wakilnya untuk periode 2017-2022 ini sesuai dengan akhir masa jabatan kepala daerah sebelumnya pada 22 Oktober 2017.

Setelah pelantikan di Gedung Sate Bandung, sejumlah acara sudah dipersiapkan, di antaranya sidang paripurna serah terima jabatan Walikota Cimahi dan pidato pertama Walikota Cimahi.

Setelah acara pelantikan oleh Gubernur, Ajay-Ngatiyana akan disambut di Gebang Tol Baros dan Pendopo DPRD Kota Cimahi.

Masih di hari yang sama, pemkot Cimahi akan menampilkan produk-produk UKM, khsususnya makanan atau jajanan khas masyarakat Cimahi, ada juga pagelaran kesenian dan kebudayaan di Area Pendopo (DPRD). Sementara pada malam harinya akan dilanjutkan dengan pagelaran wayang golek.

Walikota dan Wakil Walikota terpilih Ajay M. Priatna dan Ngatiyana adalah pasangan terpilih pada Pilkada Cimahi 2017. Dari rekapitulasi perhitungan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ajay Muhammad Priatna- Ngatiyana selaku pasangan no.3 mendapatkan 40.55% atau 106.583 suara.

Sementara, pasangan no urut 1 Atty Suharti-Achmad Zulkarnain mengumpulkan sebanyak 29.04% atau 76.340 suara. Paslon nomor urut 2, Asep Hadad- Irma Indriani 30.41%, atau 79.931 suara. Sementara paslon Ajay- Ngatiyana 40.55% atau 106.583 suara.

Data resmi dari KPU ini diperoleh berdasarkan data yang masuk dari seluruh TPS di Kota Cimahi yang berjumlah 980 TPS (100%).

Walikota dan Wakil Walikota terpilih Ajay M. Priatna dan Ngatiyana didukung dan diusung oleh PDIP, PPP, PKB, dan PAN. Serta tambahan dari Partai Hanura dan partai Perindo.


Sumber: 
Read More